Mengenal Hacker dan Ragam Tipenya

Mengenal Hacker dan Ragam Tipenya

Ketika Anda berkonsultasi dengan agen jual domain id, apakah Anda pernah membahas tentang hacker? Bisa dikatakan jika hacker menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas terutama dalam pengelolaan domain dan website. Terlebih, masih banyak yang bertanya mengenai sebenarnya hacker adalah?

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang apa yang sebenarnya dimaksud dengan hacker tersebut. Tidak hanya itu, akan dibahas pula beberapa tipe hacker yang perlu Anda ketahui. 

Penasaran? Simak ulasannya!

Pengertian Hacker

Apa yang sebenarnya disebut dengan hacker? Dalam pembahasan yang singkat, pengertian hacker adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menerobos sistem keamanan komputer dengan menggunakan skill pemrograman yang mumpuni. Tujuan hacker bermacam-macam, mulai dari mengetes sistem keamanan hingga melakukan tindakan kriminal.

Salah satu contoh tindakan kriminal yang dilakukan oleh seorang hacker adalah mencuri data pribadi dari sebuah website untuk kemudian diperjualbelikan. Tidak hanya itu, bisa jadi, seorang hacker juga memberikan ancaman dan meminta sejumlah tebusan pada pemilik website untuk mengembalikan website sebagaimana semula. 

Di samping itu, ada hacker yang memang dimanfaatkan untuk tindakan yang legal. Salah satu contohnya adalah hacker untuk menguji sistem keamanan data yang digunakan oleh perusahaan tertentu.

Tipe Hacker yang Perlu Diketahui

Dari pembahasan tentang tujuan hacker tadi, ada perbedaan yang sebenarnya cukup signifikan. Perbedaan inilah yang menjadi dasar bahwa ada beberapa tipe hacker berbeda yang memiliki maksud dan tujuan masing-masing.

Adapun beberapa tipe hacker yang perlu diketahui tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1. White hat hacker

White hat hacker adalah seorang hacker atau peretas yang memiliki tugas untuk membantu suatu perusahaan menemukan celah yang ada dalam sistem keamanan mereka. Nantinya, mereka juga akan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

2. Black hat hacker

Kebalikan dari white hat hacker, black hat hacker merupakan peretas yang melakukan eksploitasi celah keamanan yang ada pada sistem ataupun pada software. Tujuan dilakukannya eksploitasi tersebut adalah untuk menyebarkan malware ke sistem tersebut, mencuri data, ataupun melumpuhkan perangkat yang menjadi target.

3. Grey hat hacker

Grey hat hacker adalah peretas yang ada di tengah-tengah antara white hat hacker dan black hat hacker. Dalam hal ini, grey hat hacker adalah peretas yang memang mengakses sistem jaringan tanpa seizin pemilik. Namun, tujuan yang dilakukan bukan untuk melakukan tindakan kejahatan.

Dalam hal ini, peretas biasanya akan mencari kelemahan dari sistem atau jaringan yang ada. Nantinya, ia akan menawarkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan mendapatkan sejumlah imbalan.

4. Red hat hacker

Tipe hacker lainnya adalah red hat hacker. Apa yang dimaksud dengan tipe peretas ini adalah mereka yang berusaha untuk menemukan black hat hacker. Tidak hanya itu, mereka juga akan menghentikan upaya yang dilakukan terkait aktivitas meretas sistem atau jaringan tertentu. 

5. Blue hat hacker

Satu lagi tipe hacker yang perlu diketahui adalah blue hat hacker. Tipe peretas ini adalah mereka yang meretas perangkat atau jaringan individu, bisnis atau organisasi untuk melakukan balas dendam. Bisa jadi, pelaku adalah konsumen, mantan pegawai atau pihak lain yang memiliki dendam dan sakit hati.

Beberapa poin di atas merupakan ragam tipe hacker yang perlu diketahui. Jika ditelaah, ada beberapa tipe hacker dengan latar dan tujuan yang berbeda. 

Jenis Serangan Hacker yang Perlu Diketahui

Selain mengetahui tipe hacker yang ada, tentu Anda juga perlu mengetahui tentang jenis serangan hacker. Hal ini penting agar nantinya Anda bisa memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih baik.

Adapun beberapa jenis serangan hacker yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

1. Denial of service

Jenis serangan hacker yang pertama adalah denial of service atau DoS. Ini adalah jenis serangan yang menyasar server website yang Anda kelola. Jika website Anda mendapatkan serangan ini, maka pengunjung nantinya tidak akan bisa mengakses website dengan baik karena server yang overload. 

2. Man in the middle

Man in the middle adalah jenis serangan hacker lainnya yang cukup sering terjadi. Dari istilahnya, serangan ini akan membuat hacker berada di jalur komunikasi antara website dengan server. Oleh karenanya, nantinya, hacker akan mengetahui semua informasi dari transfer data yang terjadi antara server dan website.

Selain kedua serangan di atas, masih ada beragam serangan hacker lainnya seperti malware, cross site scripting dan lainnya. Tentu, Anda harus senantiasa waspada.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel